Awas Diusilin Wasit, Sam!
Besok, Pusam Dijamu Tuan Rumah Persebaya

Pemain Mitra Kukar protes keras terhadap kepemimpinan wasit Dodi Setia Purnama. Mitra Kukar menyerah 2-1 atas Persebaya dalam laga tersebut.
Pemain Mitra Kukar protes keras terhadap kepemimpinan wasit Dodi Setia Purnama. Mitra Kukar menyerah 2-1 atas Persebaya dalam laga tersebut.
Photo: JPNN

mySAMARINDA.com - 04/02/2014 07:52 WITA
Putra Samarinda (Pusam) akan menantang kehebatan tuan rumah Persebaya Surabaya, pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu sore (5/2).


Namun, dalam laga ini tak hanya kehebatan skuad anak Rahmad Darmawan yang harus diwaspadai. Tetapi, faktor non teknis juga menjadi lawan yang patut di waspadai. Hal ini wajar, mengingat dilaga sebelumnya, tim asal Kalimantan Timur, Mitra Kukar, harus menyerah ditekuk Bajul Ijo dengan hasil kontroversial.


Ya, pada laga tersebut, Mitra Kukar yang tertinggal 2-1 dipenghujung laga berkesempatan mendapat penalti akibat handsball pemain Persebaya. Namun, wasit Dodi Setia Purnama yang memimpin jalannya pertandingan justru tak menganggap hal itu pelanggaran.


Merasa timnya dikerjai, pemain dan official Mitra Kukar melakukan protes keras diakhir pertandingan. Wasit pun harus dievakuasi petugas keamanan agar tak diamuk skuad Naga Mekes. "Meski kabar terbaru, Komite Wasit PSSI sudah memutuskan mengistirahatkan wasit dalam laga itu, namun hasil dari laga Persebaya vs Mitra Kukar tak dapat berubah. Bisa saja, muncul dodi-dodi yang baru," ungkap Abdus Somad Fauzan, sekjen Pusamania.


Untuk itu, jelang menghadapi Persebaya, Rabu besok, Pusam juga diminta waspada terhadap kemungkinan tim lawan kembali memanfaatkan faktor non teknis. Terlebih, saat Pusam menahan imbang PSM Makassar, diketahui bahwa skuad Pesut Mahakam juga sempat diusilin.


Salahsatunya, jegalan keras kiper PSM, Markus Horison terhadap Ilija Spasojevic yang hanya berbuah kartu kuning. Padahal saat itu, Spaso hanya berhadapan satu lawan satu. "Bermain bagus dan fokus terhadap pertandingan saja tidak cukup. Di sepak bola Indonesia hingga saat ini, faktor non teknis sering kali dihalalkan untuk mencari kemenangan. Pusam harus waspadai hal ini," tandas Fauzan. (Abe)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved