Perayaan Cap Go Meh di Samarinda Meriah
Kelenteng Thien Le Kong Diusulkan Sebagai Tujuan Wisata

Tradisi memberikan angpao ke mulut Barongsai oleh istri walikota Samarinda dianggap dapat menghilangkan keburukan dan mendatangkan rezeki.
Tradisi memberikan angpao ke mulut Barongsai oleh istri walikota Samarinda dianggap dapat menghilangkan keburukan dan mendatangkan rezeki.
Photo: Hms

mySAMARINDA.com - 15/02/2014 09:35 WITA
Perayaan Cap Go Meh kemarin yang digelar warga tionghoa bersama walikota Samarinda berlangsung meriah. Tradisi ini memang rutin dilakukan tiap tahun sebagai wujud tingginya nilai kebersamaan antar umat mengingat perayaan tadi bukan hanya milik umat Konghucu dan Tionghoa melainkan juga menjadi pesta rakyat dan hiburan bagi warga kota tepian.


Kebersamaan ini juga tak lepas dari kebesaran jiwa mantan Presiden RI alm Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang membuka cakrawala dengan tidak ada lagi perbedaan antara warga pribumi dan Tionghoa khususnya dalam melaksanakan tradisi, Budaya dan beribadah seperti di Klenteng. "Untuk itu keragaman dan keunikan ini agar senantiasa dijaga tentunya dengan mengedepankan sikap saling menghormati dan tenggang rasa antar sesama," pesan Syaharie Jaang.


Selain itu, Kelenteng Thien Le Kong yang berada di Jl Yos Sudarso, Kecamatan Samarinda Kota, rencana juga bakal diusulkan sebagai tempat tujuan wisata. Hal ini berdasar pada usia dan juga keberadaan kelenteng tersebut yang hingga saat ini satu-satunya di kota Samarinda.


"Usulan ini nantinya akan kita sampaikan melalui Dinas Pariwisata Samarinda agar menjadikan keleteng Thien Le Kong sebagai cagar budaya sehingga wajib untuk dikunjungi para wisatawan yang datang ke kota Tepian," ungkap Wali Kota Samarinda H Syaharie Jaang saat melepas aksi para Barongsai dalam perayaan Cap Go Meh, kemarin (14/02).


Banyaknya ikon-ikon penguat wisata yang dihadirkan di Samarinda, seperti ikan pesut, amplang, Sarung Samarinda, Sungai Mahakam, serta Islamic Centre diharapkan bisa menjadi sektor pendukung pariwisata di ibukota Kalimantan Timur itu. Terlebih, keberadaan kelenteng Thien Le Kong nantinya bisa menambah kebanggaan tersendiri bagi kota Samarinda.


"Bahkan lampu lampion yang biasanya hanya berada di kelenteng, kini mulai menghiasi kota Samarinda sebagai ikon yang dapat menarik perhatian masayarakat seperti yang berada di tepian mahakan dan rencana juga di Rumah Dinas Wali Kota," pungkas Jaang. (Rid/Hms)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved