rencana kepindahan homebase tim kebanggaan mereka ke Stadion Palaran. Namun, ..."> rencana kepindahan homebase tim kebanggaan mereka ke Stadion ...">
       
     
 
 
 
 

Menunggak Ratusan Juta
Benarkah Pusam Belum Bayar Sewa Stadion Segiri?

Beberapa tahun terakhir, Pusamania selalu memenuhi Stadion Segiri Samarinda.
Beberapa tahun terakhir, Pusamania selalu memenuhi Stadion Segiri Samarinda.
Photo: Arul/mySAMARINDA

mySAMARINDA.com - 16/02/2014 14:42 WITA
Beberapa hari terakhir, suporter Putra Samarinda dikejutkan dengan kabar rencana kepindahan homebase tim kebanggaan mereka ke Stadion Palaran.


Namun, dibalik rencana kepindahan klub berjuluk Pesut Mahakam itu ke Stadion Utama Kaltim (Palaran), ada kabar tak sedap yang beredar.


Ya, manajemen Pusam disebut masih menyisakan hutang kepada pengelola Stadion Segiri Samarinda milik Pemkot Samarinda dari kompetisi musim lalu. Alhasil, inilah akar permasalahan yang membuat konflik antara Unit Pelaksana Teknis Dinas Daerah (UPTD) Stadion Segiri dengan manajemen PT Putra Samarinda Indonesia (PSI) semakin meruncing.


Padahal sebelumnya Dirut PT PSI, Harbiansyah Hanafiah, pada Jumat malam (14/2) lalu mengatakan, pihaknya telah membayar sewa penggunaan nyaris untuk semua fasilitas di Stadion Segiri. Namun, faktanya tak semua fasilitas yang bisa dimanfaatkan, seperti pintu toilet yang dikunci.


"Kami dari manajemen diintervensi oleh oknum yang tak suka dengan Pusam main di Stadion Segiri. Saya tak mau menuduh siapa oknumnya," kata Harbiansyah seperti dikutip dari Sapos. "Ini mungkin sekadar diketahui publik, kami dapat izin penggunaan Stadion Segiri sehari jelang pertandingan lawan Perseru, padahal usulan sudah kami ajukan jauh-jauh hari. Kami tak tahu mengapa dipersulit dan itu semakin kami rasakan di musim ini," tambah politikus Partai Nasdem itu.


Disisi lain, seorang sumber yang tak ingin disebut namanya membenarkan kabar bahwa Pusam masih memiliki tunggakkan terhadap sewa stadion milik Pemkot Samarinda itu. "Nilainya tergolong besar, lebih dari setengah miliar bahkan hampir menyentuh satu. Batas pembayaran juga sudah jatuh tempo. Jika dibiarkan, dikhawatirkan ini justru akan membuat BPK bertanya," ungkap sumber tersebut. (Rid/*)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved