Soal Disabilitas, Kepedulian Samarinda Diakui Dunia

Walikota Samarinda, Sjaharie Jaang saat menjadi pembicara pada pertemuan yang bekerjasama dengan UNESCO di Denpasar, Bali.
Walikota Samarinda, Sjaharie Jaang saat menjadi pembicara pada pertemuan yang bekerjasama dengan UNESCO di Denpasar, Bali.
Photo: Hms

mySAMARINDA.com - 24/02/2014 07:07 WITA
Wali Kota Samarinda H Syaharie Jaang beberapa waktu lalu di Denpasar, menghadiri Pertemuan Tingkat Tinggi untuk jaringan kota inklusif yang keempat dalam rangka Promosi, Penghormatan dan Pemenuhan hak-hak penyandang Disabilitas kerjasama dengan UNESCO yang berlangsung di Grand Inna Bali Beach.


Pertemuan Tingkat Tinggi ini sendiri merupakan upaya UNESCO untuk membicarakan potensi penganggaran dan promosi inklusi sosial bagi penyandang disabilitas di Indonesia dalam bidang pendidikan, pekerjaan, partisipasi sosial dan politik. Dimana nantinya UNESCO akan melakukan pembangunan kapasitas institusi nasional dengan mengadakan pelatihan bagi penyandang disabilitas.


Jaang sebelumnya juga berhasil meraih penghargaan dalam Peningkatan Kesejahteraan Sosial (UPKS) penyandang disabilitas dari Menteri Sosial (Mensos) tahun 2013 lalu. Pemkot Samarinda sendiri dianggap sebagai instansi pemerintah satu-satunya di Kaltim yang mempunyai kepedulian tinggi terhadap upaya peningkatan kualitas hidup penyandang disabilitas.


Atas kepedulian tadi, di hadapan 11 Wali Kota dan Bupati serta Direktur dan Representatif UNESCO DR Hubert Gijzen yang hadir, Jaang mendapat kesempatan sebagai pembicara, khususnya mengenai kebijakan dirinya sebagai kepala daerah yang telah memberi kesempatan kepada penyandang disabilitas, untuk menjadi pegawai di ruang lingkup Pemkot Samarinda.


"Memang kebijakan ini sangat jarang bisa dilakukan oleh Kepala Daerah yang ada di Indonesia, tapi di lingkungan Pemkot Samarinda sendiri saat ini sudah ada sebanyak 40 penyandang disabilitas yang bekerja di beberapa instansi yang setiap tahun jumlahnya tadi pasti terus bertambah," jelas Jaang dalam pertemuan itu.


Memang kata dia tidak semua kaum disabilitas tadi bisa direkrut, melainkan mereka yang bekerja di Pemerintah merupakan orang-orang pilihan. "Khususnya mereka yang berprestasi dalam bidang olahraga,"sebut Jaang.


Selain itu, bentuk lain perhatian Pemerintah tambah Jaang dalam hal pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan kepada penyandang disabilitas sampai perguruan tinggi. Dimana semua bentuk kepedulian tadi merupakan wujud komitmen Pemkot Samarinda untuk memastikan proses partisipatif serta turut dalam menciptakan sumber daya manusia dengan memberikan fasilitas yang sesuai bagi penyandang disabilitas.


Kendati tantangan saat ini, Kota Samarinda juga kerap didatangi kaum disabilitas dari pulau Jawa yang dimanfaatkan oleh oknum unutk memperoleh keuntungan."Pada umumnya kaum ini dimanfaatkan untuk menjadi pengemis atau peminta-minta karena banyak beranggapan mudahnya meraup rupiah di kota Kami, walaupun setiap pemerintah melakukan razia, lalu mereka ini kami pulangkan ke daerah asalnya, biasanya pasti balik lagi, dan ini yang menjadi tantangan sekarang," ungkap Jaang. (Hms/Rid)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved