Belajar Kesehatan dan Masalah Pemberdayaan Perempuan
DPRD Bandung Barat Bertandang ke Samarinda

Dalam kunjungan ke Samarinda, DPRD Kabupaten Bandung Barat juga belajar masalah kesehatan.
Dalam kunjungan ke Samarinda, DPRD Kabupaten Bandung Barat juga belajar masalah kesehatan.
Photo: Ist

mySAMARINDA.com - 26/02/2014 07:32 WITA
Sebanyak 15 orang anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat, Selasa (25/2) kemarin bertandang ke kota Samarinda. Kali ini Pemkot Samarinda menjadi tujuan utama untuk belajar membenahi masalah kesehatan, pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak.


Hal ini berdasarkan kondisi kabupaten yang baru dimekarkan dengan jumlah penduduk relatif banyak yaitu sekitar 1,7 juta jiwa. "Jadi wajar bila sektor kesehatan serta masalah perempuan dan anak menjadi sebuah persoalan bagi daerah yang baru ini," Kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat Didik Agus selaku juru bicara pagi itu.


Dirinya mengakui permasalahan yang paling pokok dihadapi daerahnya adalah pada bidang kesehatan khususnya mengenai ketersedian Sumber Daya Manusia. "Untuk itu tujuan kami kesini ingin mencari tau apakah di Samarinda ada memiliki pola khusus dalam penyediaan tenaga kesehatan ini," ungkapnya.


Sementara, Terkait masalah bidang perempuan sendiri, Didik mempertanyakan bagaimana sistem instansi setempat dalam menjalankan program kerjanya. "Karena yang terjadi didaerah kami banyak yang menjadi TKW sehingga tak jarang bila terjadi masalah ditempat mereka bekerja menjadi persoalan pula bagi kami dalam hal penyediaan anggaran untuk pemulangannya," sebutnya.


Asisten III Pemkot Samarinda H Ridwan Tassa saat menerima rombangan DPRD tadi menjelaskan khusus masalah kesehatan dirinya tak mempungkiri dalam penyediaan tenaga kesehatan, Samarinda tidak jauh dengan daerah lain di Indonesia dimana khusus ini kerap menjadi keluhan. "Tentunya dalam hal ini untuk tenaga dokter spesialis," ujar Tassa.


Kendati tambahnya untuk hal lain dalam hal yang sama tidak menjadi kendala bagi Pemerintah. Terkait mengenai Pemberdayaan wanita dan perlindungan anak, dia menambahkan persoalan yang banyak terjadi di Samarinda justru menjurus kepada kasus pelecehan pada anak dibawah umur. "Menurut data sepanjang tahun 2013 saja ada 110 kasus pelecehan ini," tambah mantan Kadis Pasar itu.


Untuk itu sebagai salah satu langkah penanggulangannya yang didasari dengan Perwali nomor 4 tahun 2011, Maka Pemkot Samarinda saat ini telah membentuk pusat layanan terpadu perempuan dan anak. "Dimana dalam kegiatanya lembaga ini menggandeng banyak pihak diantaranya organisasi profesi seperti psikolog, pakar hukum hingga kepolisian." pungkasnya. (hms)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved