Jumat Depan, Balaikota Bakal Steril
Di Samarinda, Ngantor Harus Pakai Sepeda/Angkot

Walikota Samarinda, H Syaharie Jaang ajak pegawai dilingkungan pemerintahannya untuk bersepeda.
Walikota Samarinda, H Syaharie Jaang ajak pegawai dilingkungan pemerintahannya untuk bersepeda.
Photo: Hms

mySAMARINDA.com - 28/02/2014 11:23 WITA
Terhitung mulai Jumat depan, Wali Kota Samarinda H Syaharie Jaang sudah memberlakukan larangan pejabat dan pegawai negeri sipil di lingkungan Balaikota menggunakan kendaraan bermesin ketika berangkat ke kantor. Setiap satu bulan sekali tepatnya di hari Jumat minggu pertama, semua PNS diwajibkan untuk mengendarai sepeda ke tempat kerja.


Bahkan untuk merealisasi himbauan ini, surat edaran pemberlakuan peraturan ini sudah ditandatangani langsung oleh Wali kota dan langsung disebar sehingga diharapkan bisa efektif terhitung Maret. "Jadi saya minta Jumat depan tidak ada kendaraan pribadi maupun dinas baik roda dua dan empat yang parkir di Balaikota," ungkap Jaang saat memimpin Apel rutin Rabu lalu.


Jaang pun menunjukkan kesiapannya berangkat tanpa mobil dinas ke kantor pada Jumat nanti tentunya dengan bersepeda. Karena dianggap menghemat bahan bakar minyak (BBM) juga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. "Paling tidak mengurangi kemacetan di hari itu," sebut Jaang.


Selain bersepada tadi bagi dirinya merupakan kebiasan yang sering kali dilakukaannya di saat waktu sengang. Terkait aturan tadi, meski Jaang sudah memberlakukannya tetap akan memberi kompensasi kepada pegawai yang tinggal jauh dari kantornya.


"Tapi mereka harus parkir kendaran pada radius 2 kilo meter dari Balaikota. Sehingga menuju ke kantor tetap harus bersepeda juga," sebutnya.


Kecuali bagi pegawai perempuan yang sedang hamil, maka dipersilakan untuk menggunakan jasa angkutan umum maupun antar jemput, dan juga berlaku bagi pegawai yang tidak memiliki sepeda. Intinya pada hari itu tidak boleh ada kendaraan yang parkir di balaikota," urai Jaang lagi.


Karena kata dia, menggunakan jasa angkutan umum tadi juga dianggap dapat menghidupkan kembali jasa transportasi di Samarinda yang selama ini hanya dimanfaatklan oleh para pelajar."hitung-hitung kita bisa berbagi rezeki kepada mereka," imbuhnya. (hms)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved