Pusamania Borneo FC Asah Potensi Lokal
30 Pemain Lokal Lolos Seleksi Tahap Awal

Anak Samarinda antusias mengikuti seleksi untuk masuk dalam skuad Pusamania Borneo FC.
Anak Samarinda antusias mengikuti seleksi untuk masuk dalam skuad Pusamania Borneo FC.
Photo: Donny/mySAMARINDA

mySAMARINDA.com - 11/03/2014 07:08 WITA
Ratusan pesepakbola muda terkonsentrasi di Stadion Segiri, Samarinda pada Sabtu dan Minggu kemarin. Mereka mengikuti seleksi terbuka tim yang baru saja terbentuk, Pusamania Borneo FC.


Seperti diketahui, manajemen Pusamania Borneo FC (PBFC) membuka kesempatan lebar bagi talenta lokal untuk menjadi pemain profesional. "Harapannya 60% skuad nanti dari putra daerah," ujar Nabil Husein Said Amin, sang pemilik klub.


Namun tak dinyana, peserta jauh lebih banyak yang mendaftar dibanding perkiraan sebelumnya. Walhasil seleksi di lakukan selama 2 hari dari yang direncanakan sehari saja.


"Antusias anak-anak muda ini luar biasa sampai kami sedikit kewalahan, maka dari itu kami menambah jadwal khusus bagi peserta yang telah melakukan registrasi namun belum mendapat kesempatan tampil," ujar Ramadhony, manager sepak bola PBFC.


Pada hari pertama ini pemain yang telah tampil sebanyak 66 orang yang dibagi menjadi 6 tim. Dibawah pengawasan Badarudin Mondong, ke 6 tim ini memperlihatkan kemampuannya dalam simulasi pertandingan. "Semua bagus, total ada 135 pemain lokal yang ikut , tapi mencari yang terbaik untuk menjadi pilihan final harus dipantau lebih jauh lagi," ujar Badarudin.


Namun ia tak penampik melihat beberapa pemain terlihat menonjol dalam simulasi tadi. Namun ia pun menyayangkan dengan skill dan potensi yang dimiliki para pemain harus tertutupi dengan sikap tak tenang yang menghinggapi. "Tahap awal ini baru melihat permainan dari pemain yang tampil, tak bisa langsung disimpulkan. Kita juga perlu lihat yang lainnya besok," ucapnya lagi.


"Minimnya kompetisi dan kurangnya pertandingan memang faktor penghambat yang utama, anak-anak kurang terpacu mengembangkan kemampuannya. Pusamania FC ini salah satu solusiny," tutup Badarudin.


Seperti diketahui, manajemen Pusamania Borneo FC (PBFC) membuka kesempatan lebar bagi talenta lokal untuk menjadi pemain profesional. "Harapannya 60% skuad nanti dari putra daerah," ujar Nabil Husein Said Amin, sang pemilik klub.


Namun tak dinyana, peserta jauh lebih banyak yang mendaftar dibanding perkiraan sebelumnya. Walhasil seleksi di lakukan selama 2 hari dari yang direncanakan sehari saja. "Antusias anak-anak muda ini luar biasa sampai kami sedikit kewalahan, maka dari itu kami menambah jadwal khusus bagi peserta yang telah melakukan registrasi namun belum mendapat kesempatan tampil," ujar Ramadhony, manager sepak bola PBFC.


Pada hari pertama pemain yang telah tampil sebanyak 66 orang yang dibagi menjadi 6 tim. Dibawah pengawasan Badarudin Mondong, ke 6 tim ini memperlihatkan kemampuannya dalam simulasi pertandingan. "Semua bagus, total ada 135 pemain lokal yang ikut seleksi, tapi mencari yang terbaik untuk menjadi pilihan final harus dipantau lebih jauh lagi, untuk sementara ada 30 pemain yang lolos tahap awal (pengumuman nama-nama yang lolos bisa lihat didepan Mabes Pusamania)," ujar Badarudin.


Namun ia tak penampik melihat beberapa pemain terlihat menonjol dalam simulasi tadi. Namun ia pun menyayangkan dengan skill dan potensi yang dimiliki para pemain harus tertutupi dengan sikap tak tenang yang menghinggapi.


"Tahap awal ini baru melihat permainan dari pemain yang tampil, tak bisa langsung disimpulkan. Minimnya kompetisi dan kurangnya pertandingan memang faktor penghambat yang utama, anak-anak kurang terpacu mengembangkan kemampuannya. Pusamania FC ini salah satu solusinya," tutup Badarudin. (chi)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved