Pedagang Meluber, Pasar Baqa Sering Bikin Macet

Keberadaan lapak pedagang yang berjualan di bahu jalan ini akan ditata ulang oleh Pemkot Samarinda.
Keberadaan lapak pedagang yang berjualan di bahu jalan ini akan ditata ulang oleh Pemkot Samarinda.
Photo: Hafidz/mySAMARINDA

mySAMARINDA.com - 10/04/2014 10:17 WITA
Masih banyaknya lapak pedagang yang berjualan pada tepi jalan di Pasar Baqa, Samarinda Seberang membuat Pemkot Samarinda akan membahas ulang aturan ini. Selain memacetkan Jl Sultan Hasanuddin, keberadaan lapak pedagang tersebut dikhawatirkan akan memicu adanya pungutan liar yang tidak jelas.


Wakil Walikota Samarinda, Nusyirwan Ismail mengatakan, hal ini semestinya jadi tanggung jawab Unit Pelaksana Teknis Dinas Daerah (UPTD) Pasar Baqa dan Dinas Pasar Samarinda. Karena jika dibiarkan berlarut-larut dan tak diatur keberadaan lapak tersebut dapat meluas.


"Sebenarnya tergantung dari respon UPTD dan Dinas Pasar saja, seharusnya dapat disikapi lebih cepat. Jika warga dan pedagang tidak diatur maka mereka akan berkendak sesuka hati dan akan lebih repot melakukan penertibannya," ucap Nusyirwan, kepada MySamarinda.


Ia menambahkan, jika dalam waktu satu pekan ini tidak ada kemajuan maka Pemkot akan membahas ulang permasalahan ini bersama dengan Dinas Pasar dan UPTD Pasar Baqa. Namun, Wawali masih berharap dalam waktu satu pekan ini ada langkah yang diambil oleh UPTD Pasar Baqa mengenai permasalahan tersebut.


"Jika tidak ada juga maka saya akan rapatkan ulang dengan melakukan tindakan yang lebih nyata. Tetapi kami tetap inginkan adanya kesadaran para pedagang dan pihak UPTD untuk membersihkan lapak tepi jalan itu," ungkapnya.


Sebelumnya para pedagang sudah diminta oleh pihak UPTD dan Dinas Pasar untuk berjualan pada lahan di bagian belakang pasar. Lahan seluas 198 meter persegi yang rampung dibangun dua pekan lalu, diperkirakan mampu menampung seluruh PKL di pasar tersebut. Bahkan, lahan yang tersedia saat ini lebih dari cukup untuk menampung pedagang yang berjumlah 32 pedagang tersebut. (ibn)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved