Seluruh Camat dan Lurah Sudah Disurati
KTP SIAK Tak Berlaku Lagi di Samarinda

Optimalkan pembuatan E-KTP, proses pembuatan KTP SIAK di kota Samarinda tak lagi dilayani.
Optimalkan pembuatan E-KTP, proses pembuatan KTP SIAK di kota Samarinda tak lagi dilayani.
Photo: kpnn

mySAMARINDA.com - 02/07/2015 18:13 WITA
Sesuai Petunjuk Peraturan Presiden RI nomor 112 tahun 2013 tentang perpanjangan masa berlakunya KTP Non Elektronik yang sudah habis pada 31 Desember 2014 lalu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda sejauh ini telah menyurati para camat dan lurah agar tidak lagi mencetak atau menerbitkan KTP non Elektronil/KTP SIAK.


"Mengingat penerbitan KTP SIAK sudah dihentikan maka sebagai pengganti sementara KTP Elektronik apabila diperlukan adalah surat keterangan sudah melakukan perekaman yang fungsinya sama sebagai KTP elektronik yang bisa diperoleh pada Dinas Kependudukan dan Capil melalui kecamatan masing-asing," jelas Kabid Pendaftaran Penduduk Disduk Capil Samarinda Abd Sani kemarin (1/7) di kantornya.


Namun sepanjang hal ini tidak dibutuhkan maka surat keterangan tidak perlu dibuat, karena saat ini secara bertahap menurut Sani pihaknya terus menerbitkan KTP elektronik bagi warga yang belum memiliki.


"Hingga saat ini memang ada lebih kurang 200 ribu warga Kota Samarinda yang belum memiliki KTP elektronik, ini pun belum termasuk angka pergerakan jumlah penduduk yang terus berubah setiap waktu," katanya.


Sementara blanko KTP elektronik yang sejauh ini masih didatangkan dari pusat jumlahnyapun dikatakan Sani masih terbatas, belum lagi mesin pencetak yang hanya baru 2 unit saat ini dimiliki, sehingga mau tidak mau pencetakan dilakukan secara bertahap.


Tapi apapun kondisinya dikatakan Sani lagi pemerintah berkomitmen agar seluruh warga Kota Samarinda secepatnya bisa mendapat KTP elektronik, ini penting untuk validasi data kependudukan terlebih menjelang Pilkada serentak.


Dengan KTP elektronik tidak akan terjadi data ganda karena NIK hanya ada satu, bila lebih maka data warga bersangkutan tidak akan bisa diakses.


"Untuk itu agar tidak menimbulkan masalah dan kesulitan dalam pencetakan data kependudukan pada daerah yang dituju, kepada warga yang akan pindah harus mengikuti prosedur yang berlaku," imbuh Sani. (*/AHS)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved