Samarinda Kekurangan 1800 Pegawai
Bersabarlah! Tahun Ini Seleksi CPNS Ditiadakan

Tahun 2015 ini, KemenPAN-RB tak akan menggelar seleksi penerimaan CPNS diseluruh Indonesia.
Tahun 2015 ini, KemenPAN-RB tak akan menggelar seleksi penerimaan CPNS diseluruh Indonesia.
Photo: kompas

mySAMARINDA.com - 06/07/2015 22:15 WITA
Harapan tenaga honorer Kota Samarinda untuk segera diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun ini terpaksa harus ditunda. Pasalnya, surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) bernomor surat B/2163/M.PAN/06/2015 tentang penundaan penambahan pegawai ASN (CPNS) tahun 2015 kepada seluruh instansi pusat dan daerah menjadi penyebabnya.


Munculnya kebijakan ini, tak lepas dari masih banyaknya Pemkot dan Pemkab serta Kementerian juga lembaga yang belum menyelesaikan kewajibannya dalam Analisis Jabatan (Anjab) dan analisis beban kerja (ABK). Selain itu, masih banyak Pemkot dan Pemkab di seluruh Indonesia yang belum menyelesaikan laporan perencanaan kebutuhan pegawai dalam 5 tahun kedepan.


Di Samarinda sendiri, dijelaskan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Samarinda Aji Syarif Hidayatulah pihaknya sudah menyelesaikan Anjab dan ABK. "Tapi tetap tidak bisa karena masih banyak daerah lain yang belum," ungkap pria yang akrab disapa Dayat itu.


Selain itu, pelaksanaan seleksi CPNS yang menelan biaya tak sedikit, membuat KemenPAN-RB melakukan efisiensi anggaran. Sejumlah peraturan pelaksanaan dari UU tentang ASN pun tengah dirampungkan. Hal itu pula, yang membuat KemenPAN melakukan penundaan rekrutmen CPNS tahun 2015 ini. "Tapi Insha Allah, menyimak edaran ini, tahun depan kembali dilakukan penerimaan. Kalau tidak semakin banyak kekurangan pegawai," tegasnya.


Dari data terakhir, Samarinda sendiri masih kekurangan 1800 pegawai. Hal itu terjadi karena adanya pemekaran kelurahan, UPTD dan pensiun maupun meninggal dunia dilingkungan Pemkot Samarinda. "Padahal kita membutuhkan tenaga teknis. Seperti rencana puskesmas mau buka 24 jam, itukan butuh dokter dan tenaga kesehatan lainnya. Begitu juga sekolah pun membutuhkan guru," pungkas Dayat. (*/AHS)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved