Dapat Pinjaman Dana dari China
Proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Berlanjut

Pembangunan jalan tol yang dilakukan Pemprov Kaltim sangat didukung oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR.
Pembangunan jalan tol yang dilakukan Pemprov Kaltim sangat didukung oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR.
Photo: Dok. Humas Pemprov

mySAMARINDA.com - 03/08/2015 00:00 WITA
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang dikelola melalui Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) sejak 30 Juli-31 Agustus 2015 melakukan proses lelang investasi untuk pengelola jalan tol Kaltim dari Balikpapan-Samarinda (Balsam) sepanjang 99 km.


Pengelolaan proses lelang tersebut murni dilakukan Pemerintah Pusat. Dengan tujuan, setelah jalan tol jadi, maka perusahaan yang mengelola jalan tol sudah ada. Sedangkan, untuk lelang rekontruksi dari paket 3, 4 dan 5 sepanjang 65 km. Sementara yang dibiayai oleh APBD Provinsi telah dikerjakan sepanjang 22,5 km di paket 1.


Selain itu, pengerjaan jalan tol paket 5 sepanjang 11,05 km senilai Rp1,5 triliun yang dibiayai dana pinjaman loan China sekitar USD 65 juta. Sharing dengan APBN sekitar 10 persen atau USD 6,5 juta kini masih dalam proses lelang yang saat ini dalam pra kualifikasi di Kementerian PUPR.


"Jadi, karena proses tersebut adalah pinjaman dari China, maka proses lelangnya juga dilakukan Pemerintah Pusat," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kaltim M Taufik Fauzi


Dari proses tersebut, maka pembangunan jalan tol yang dilakukan Pemprov Kaltim sangat didukung oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR, yang merupakan program prioritas Presiden Joko Widodo untuk pembangunan jalan tol di Indonesia sepanjang 1.000 km yang dimulai tahun ini.


"Artinya, saat ini program yang dilakukan Pemprov Kaltim sejalan dengan Pemerintah Pusat dan itu sangat direspon oleh Pemerintah Pusat," jelasnya.


Diketahui ada beberapa nama perusahaan ternama memiliki peluang untuk mengelola jalan tol tersebut, antara lain Jasa Marga, PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) dan Waskita Karya. Tetapi, semua itu, tergantung keputusan Pemerintah Pusat melalui BPJT.


Proses tersebut merupakan proses penawaran bagi para perusahaan yang tertarik untuk mengelola jalan tol Balsam. Setelah proses tersebut, juga dilakukan verifikasi terhadap calon yang mendaftar, sehingga dapat diketahui kemampuan perusahaan tersebut mengelola jalan tol.


"Jadi, proses lelang ini hanya untuk investasi pengelolaan jalan tol saja, yakni yang akan mengelola jalan tol Balsam sepanjang 99,02 km. Proses pengumuman lelang tersebut telah disampaikan di media di Jakarta," tandasnya. (PRO/AHS)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved