Jalan Citra Niaga Selatan Samarinda
Dulu Sarang PKL, Kini Jadi Taman Kota

Kondisi jalan Niaga Selatan sudah ditata rapi sehingga indah dipandang dan jauh dari kesan kemacetan.
Kondisi jalan Niaga Selatan sudah ditata rapi sehingga indah dipandang dan jauh dari kesan kemacetan.
Photo: Dok. Pemkot

mySAMARINDA.com - 22/09/2015 03:39 WITA
Keberhasilan Pemkot Samarinda di bawah kepemimpinan Wali Kota Syaharie Jaang bersama Wakil Wali Kota (Wawali) Nusyirwan Ismail untuk menata akses Jalan Niaga Selatan di Komplek Citra Niaga memang patut dicatat dalam sejarah.


Terutama dengan merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dulunya berjualan di median jalan dua lajur itu ke Komplek GOR Segiri.


Sebelumnya, selama belasan tahun akses Jalan Niaga Selatan terkenal sebagai jalur rawan macet. Terutama saat jam sibuk. Disinyalir kuat, aktivitas jual beli di median jalan itu yang menjadi penyebab utamanya.


Karena itu, begitu diberi amanat warga untuk memimpin Samarinda 2010 lalu, program relokasi PKL di badan jalan itu yang menjadi prioritas bagi Syaharie Jaang. Berkat komunikasi persuasif dengan para pedagang setempat, akhirnya proses relokasi berjalan secara baik dan lancar.


Bahkan kala itu PKL sangat kooperatif. Kini mereka sudah berjualan dengan nyaman di Komplek GOR Segiri. Namun yang paling menyolok dan menarik, karena lokasi Jalan Niaga Selatan kini terlihat jauh lebih menarik. Tidak hanya bebas macet, yang paling utama, karena di sana sudah menarik dengan adanya taman kota. Bahkan median jalan sepanjang kurang lebih 200 meter itu kini sudah penuh dengan tanaman hias yang berkembang mekar.


Di samping itu, ada banyak pula pot bunga yang menggunakan ukiran khas daerah. Berikut berbagai ornamen lainnya yang menggambarkan ciri khas Samarinda sehingga kian mendukung keberadaaan Citra Niaga sebagai pasar berbasis masyarakat menengah ke bawah yang pernah mendapatkan pengakuan dunia Internasional dengan meraih penghargaan Aga Khan itu.


Di sisi lain, pengguna jalan juga kian nyaman karena tidak lagi dihantui kemacetan arus lalu lintas. Wali Kota Syaharie Jaang yang dikonfirmasi terkait itu juga mengakuinya. Ia menyebut, keberhasilan pembangunan itu sebagai buah dari kerja sama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Penataan itu murni dilakukan dengan maksud memberikan rasa nyaman kepada seluruh masyarakat kota ini.


"Makanya kita terus berupaya maksimal untuk mengubah wajah kota ini. Biar semua orang baik warga Samarinda maupun tamu dari luar yang berkunjung, merasa nyaman saat berada di Samarinda," ungkapnya.


Lebih lanjut, dengan rendah hati Wali Kota meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk bisa menjaga taman yang sudah tertata rapi itu. Terutama untuk menjaga tanaman yang selama ini sudah dirawat secara baik. "Ya, kalau tidak bisa ikut merawat, minimal supaya jangan merusaknya. Karena taman yang ada juga bukan untuk siapa-siapa. Tapi untuk kita semua," ungkapnya.


Apalagi lanjut Jaang, taman itu juga dibangun dengan anggaran yang tidak sedikit. Untuk itu, wajib bagi semua warga untuk menjaganya. Karena ia menyebut anggaran yang digunakan untuk pembangunan taman itu juga sebenarnya berasal dari masyarakat sendiri.


"Ya, anggarannya sebenarnya dari masyarakat juga. Dari setiap pajak dan retribusi yang dibayar. Jadi sudah sepatutnya bagi kita semua untuk menjaganya, demi kenyamanan kita bersama," pungkas Wali Kota. (hms)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved